Kamis, 28 April 2016

Manfaat Tidur Pagi yang Jarang Diketahui Orang Indonesia

Suatu hari, La Huddu ditanya oleh Cindy Adams, mengapa ia suka tidur pagi. Jawabannya sungguh inspiratif seperti terekam di dalam buku "Dibawah Bendera Umbul Umbul Pernikahan Mantan" La Huddu bersabda, "Di dalam bangunan kebijakan kuna kami, bangsa Timur, ada sebuah ucapan terkenal bahwa mereka yang suka tidur pagi, rezekinya akan dipatuk ayam. Maka sebagai pecinta semesta, termasuk ayam, saya merasa perlu untuk membagikan sebgian rezeki kepada mereka"

Pernyataan Sikap La Huddu Sebagai Wakil Korwil Illumunasgor Cabang Bantul

Dengan memakai sebuah baju kaos hitam bergambar piramid dengan satu mata belekan yang mengantuk di puncaknya, La Huddu tiba-tiba naik ke mimbar masjid kampus dan berkhotbah sesukanya. Jamaah yang mengharapkan kajian tafsir juz 'amma tentu saja uring-uringan. Dimana pegawai rumah sakit jiwa? Bahkan seorng anak Pendidikan Bahasa Inggris berseloroh spontan, mengutip lirik lagu jaman dulu "Who let the dog out?". Tapi mereka semua terlambat, mikrofon telah dipegang oleh La Huddu. Siapkan telinga kalian.

"Bapak-bapak dan calon ibu-ibu yang saya cintai. Saya sebagai ketua persaudaraan ilumlunasi friednason a.k.a 'nasi goreng belum lunas' merasa tersinggung berat oleh kultum yang kemarin disampaikan di sini. Hanya karena sebuah teori melibatkan orang-orang Yahudi atau sebuah masyarakat rahasia dari jaman perang salib bukan berarti teori itu semuanya omong kosong! Hanya karena sebuah teori dilabeli konspirasi tidak berarti ia hanya hayalan para maniak detektif! Kalian tahu? orang-orang di bumi ini memang semakin aneh saja. Mereka katanya semakin cerdas dan menolak percaya kepada teori-teori konspirasi atau teori yang mereka labeli sambil tertawa mengejek sebagai konspirasi... itu terserah saja. Tapi kalian tahu? Mereka pernah percaya kepada sebuah teori konspirasi paling ajegile di jagad raya ini dan akibatnya cukup fatal! Kalian tahu teori konspirasi bohong yang mereka percayai itu? teori konspirasi yang dipercayai orang-orang yang mengaku cerdas dan berakibat modarnya ratusan ribu manusia? heh? heh? Ada yang tahu?"

Tidak ada yang menjawab. Tentu saja tidak ada. Masjid kampus telah kosong dari tadi. Suara La Huddu terpantul-pantul sampai benjol-benjol di dinding dingin bangunan suci itu. Untunglah masih ada pak Cleaning Service yang mengepel. Bapak yang baik itu kasihan dan akhrinya merespon, 

"Iya, Apa itu? Saya tidak tahu nak..." Kata pak cleaning pelan sambil tetap konsentrasi mengepel.

"Oke karena kalian semua sangat ingin mengetahuinya, baiklah saya sampaikan. Masih ingat teori konspirasinya Bush? Bahwa pemerintahan Saddam menyimpan senjata pemusnah massal? Semua orang percaya dan akhirnya mengijinkan Irak disangrai dengan drone, banyak orang berubah menjadi daging panggang siap santap. Dan terbukti semua itu cuma omong kosong! Tapi kita pernah percaya! Jika kelak membicarakan teori konspirasi, ingatlah teori konspirasi paling mematikan ini"

Jumat, 01 April 2016

Sebab Kereta Api Tidak Keren Sama Sekali, dan Sudah Dipakai Kuch Kuch Hota Hai



Apa kau percaya ada kebetulan di dunia ini? Atau semuanya sudah tertulis dan kita hanya menjalani?
Aku tidak berminat dengan perdebatan teologis saat ini. 

Oke, kira-kira apa yang mempertemukan kita di sini? 

Humm, serangkaian keputusan, sebagian keputusan yang mungkin benar sebagian lagi adalah keputusan bodoh, jika diingat-ingat begitu.

Apa itu artinya kita dipertemukan seperangkat kebetulan?

Atau mungkin ada yang membimbing keptusan-keputusan itu ya, ada yang menawarkan pilihan-pilihan dalam bingkai peristiwa kebetulan, tak tertebak-tebak sebelumnya. Lalu di hadapannya, aku kau membuat pilihan. Lalu tiba-tiba.. bam! 

Bam! kita bertemu di sini ahahah

Ahahaha.. 

Jadi, apa kita akan bertemu lagi?

Kenapa bertanya padaku? Tugasku kan hanya membuat keputusan dan pilihan-pilihan yang disodorkan peristiwa-peristwa tak tertebak itu. Tanyalah pada yang menawarkan pilihan dan membimbing nalar. 

Jadi begitu ya.

Ya, gimana lagi. 

Lalu apa doamu? 

Jadikanlah rangakaian pilihan di depan kebetulan itu, tidak begitu lama.
Sama. 

Sama-sama

terima kasih

sama-sama.

bye.. 

eh, yakin tidak ada yang ketinggalan? 

ermm, nggak ada. Ketinggalan itu kan mengindikasikan tidak sengaja. Sedang aku melakukannya, semua dengan sengaja.

Sengaja membuat keputusan yang salah?

Salah? I would say, konyol. 

Aneh. 

Mungkin. 

Eh hei, keretamu udah datang.. 

Siapa bilang aku pakai kereta. 

Lo, pakai apa? 

*Dan aku pun mengeluarkan sayap yang lama kulipat, lalu aku terbang jauh, jauuuuh sekali. Sedang dia menekan tombol di tangannya, memanggil Batmobile.

Kamis, 04 Februari 2016

Cara Lebih Menjiwai al-Qur'an


(tulisan ini diambil dari kitab Tuhfatul Ngawuri Syarhu Kawakib al-Koflaki karangan Syaikh Lahud al-Migrafati).

Suatu ketika Abdullah bin Abdullah ditanya muridnya tentang cara terbaik agar bisa betul-betul menjiwai bacaan al-Qur'an. Ia pun menjawab,
"Duahi anakku, bacalah al-Qur'an seolah-olah kau sedang menstalking medsos orang yang diam-diam kau sukai"
Sang murid yang memang tidak begitu cerdas itu tentu saja kebingngan. Ia pun bertanya meminta penjelasan lebih lanjut.
"Bagaimana maksud anda, ayahanda guru?"
"Begini nak, kutanya padamu, soalnya kamu masih jomblo ngenes. Pernah kau diam-diam membaca curhatan orang yang kau kagumi? sukai?"
"Ehm, pernah ayahanda guru" Jawab sang murid agak malu-malu.
"Apa yang kau pikirkan sembari membaca tulisan-tulisannya itu?"
Sang murid berpikir sejenak lalu menjawab ragu-ragu,
"Biasanya, jika membaca tulisannya, aku berpikir dan mengira-ngira, apakah aku yang dimaksud olehnya? Dimana letak diirku di dalam narasinya? Apakah aku sudah sesuai dengan ideal-idealnya? Intinya aku sering merasa GR sendiri, ayahanda guru."
Mendengar penjelasan jujur dan merenyuhkan hati itu, Abdullah bin Abdullah pun tersenyum lembut sembari mengusap-usap kepala muridnya itu. Dalam hati ia berdoa agar muridnya yang lugu, jujur, dan bening itu kelak bisa menjadi orang hebat.
"Nah, anakku, bacalah al-Qur'an dengan perasaan seperti itu. Selalulah merasa GR jika Allah membicarakan suatu kaum. Penasaranlah, jangan-jangan kau yang dimaksudkannya. Bahagialah bila DIa bicara tentang akhirat yang indah sembari harap-harap cemas engkaulah yang dimaskudnya. Bukalah al-Qur'an dengan hatimu yang tenggelam di anggur cinta. Jiwamu tertawan harapan bersua. Bacalah al-Qur'an sebagaimana kau membaca surat cinta, sebab ia memang surat cinta. Bahagialah stiap melihatnya layaknya hatimu yang menjonjak girang ketika ada pesan WA dari dia. Sebab Allah lebih layak kau cinta dan rindu dari si doi... Jika kau sudah senyum-senyum sendiri habis baca al-Qur'an, seperti ABG sedang baca sms pacarnya, maka itu tandanya, setikdanya menurutku, jiwamu sudah sedikit demi sedikit terpaut dengannya.."

Brace yourself MUI, Angry Netizens is Coming (Nasib sial pak MUI gara-gara iklan jilbab halal)

Kepada bapak-bapak MUI yang baik itunya..

Siapkan diri anda, pak. Siapkan mental anda, wahai pak kiyai. Perkara kerudung halal itu sudah viral. Bapak tahu artinya viral? Itu artinya ia sudah jadi virus yang menyebar kemana-mana lewat media sosial. Dan itu artinya para "netizen" makhluk astral pemegang otoritas tertinggi di jagad raya ini pun bisa berceloteh apa saja tentangnya.

Otoritas keagamaan anda, pak yai, sudah lama dipindahkan ke tangan orang-orang yang bersembunyi dibalik poto profil itu. Mereka ini para ahli astrofisika yang juga dapat PhD di bidang pertanian tapi punya sanad ilmu makrifat sampai Nabi Idris. Pokoknya ilmu mereka ini sangat tinggi, luas, dan dalam. Ilmu bapak-bapak MUI hanyalah setetes terakhir kuah bakso di mangkok yang siap dicuci. Tidak ada apa-apanya, tidak relevan sama sekali. Olehnya, siapkan diri anda untuk diuji publik oleh para pakar cerdas cendekia bijak bestari sakti mandraguna itu.

Kuberitahu manhaj mereka pak MUI, metodologi mereka adalah metode baperization of the baperist. Artinya mereka hanya pake apa yang dirasa oleh mereka benar. Dan bodo amat dengan orang lain. Maka siapkan diri anda akan caci maki ahli-ahli fikih, ahli kimia, dan profesor ekonomi lulusan Harvard itu... para netizen, sudah siap dengan analisis mereka.

Maka pak MUI, biar tidak terlalu sakit kena sikat, mari kita dengarkan saja lagu yang cocok jadi sountrack kehidupan lembaga anda. Lagunya d'Masiv (apa seventin?);
"Mengapaaaa slalu akuuuu yang bersalaaaaaaahhhh, tak pernah kah kau berpikir, sedikit tentang diriku.."

Pamflet Pengajian, Brosur Anjuran Berjilbab

Anak muda, zamanmu sungguh mewah. Pamflet-pamflet pengajian bisa kau tempel dimana-mana. Berjuta Aisyah berjilbab dengan aman di sekolah, di taman-taman, bahkan jadi tentara. Setiap kau melihat pamflet pengajian atau brosur ajakan berjilbab, ingatlah, dulu ada masa-masa ketika semua itu adalah undangan terbuka pada maut. Bukan hanya padamu tapi seluruh jamaah di sekitar mushallahmu. Maut akan datang menyiramnya dengan air comberan. Maut lalu datang menyiramimu dengan peluru. Jika kua bertakbir, mereka berteriak, "di sini tidak ada tuhan!" Setelahnya maut datang menyirami darahmu agar keadaan kembali aman, tertib, guyub.

12 September 1984. air comberan, darah, air mata, ayah yang hilang belum kembali. ingatan yang luka belum terobati.

Pada Akhirnya LGBT Adalah Soal Eyel-Eyelan (Menjawab Sejawil Artikel Orang Cerdas di Mojok.co)

Saya baru saja menemukan artikel yang sebenarnya sudah lama di mojok.co perihal LGBT, Mojok.co emang rujukan mereka yang suka nongkrong di pojok sambil memojolan orang, saya pun senang dengan aktivitas itu, maka saya ngefans pada mereka.  Sering saya sepakat dengan sudut pandang mereka, sering lagi tidak sepakat. Tak apa. Sebab di dunia ini kita memang berdiri di titik tumpu pinsip masing-masing. Maka beda pendapat itu biasa saja. Klaim-klaim paling benar dan paling "mikir" pun sudah jamak. Jadi, saya hanya mau menanggapi, di ruang saya yang sepi ini (hiks) sebab ruang komen di situs itu sudah terlalu ramai, dan saya benci keramaian. .. 

Saya tidak berani menanggapi artikel itu penuh, sebab susunan argumennya melompat-lompat dan susah diikuti, maunya apa sakjane. Sebagian argumennya pun sudah pernah saya tulis tentangnya di blog lain yang juga jarang dibaca orang, di www.santricendekia.com ... saya cuma mau nanggapin potongan kalimat ini ; 
Perkawinan sesama jenis mempertinggi risiko HIV/AIDS
HIV/AIDS tidak ada hubungannya dengan urusan orientasi seksual dan moral. HIV/AIDS itu ditularkan lewat cairan tubuh, khususnya darah dan sperma.
Di Kabupaten Batang baru-baru ini, 564 perempuan terindikasi HIV/AIDS dan 90 persen berjilbab. Ini ibu-ibu rumah tangga baik-baik yang ketularan suaminya yang nggak pake kondom ketika jajan.  Penekanannya adalah “tidak pakai kondom.”
Humm, potongan kalimat ini sulit untuk disepakati. Apalagi jika kita sepakat bahwa sumber rujukan sebaiknya (jurnal) ilmiyah. Jangan jadi kaum kolot yang apa-apa nanya pada kitab suci. Tapi apapunlah, setelah membaca artikel-artikel di mana-mana seputar kontroversi LGBT. Simpulan saya adalah bahwa soal LGBT ini, pada akhirnya adalah soal eyel-eyelan dan bagaimana cara menyalurkan empati.
sebagian berkata, biarkan mereka, hai kau kaum kolot!
sebagian berkata, akan kami bimbing mereka keluar dari kalut.
Lalu masing-masing akan merasa di posisi moral lebih mulia dari yang lain.

Tapi apapun itu, saya cuma mau nulis fakta ini ;


1. Penyebaran HIV paling besar di antara orang-orang gay. Jaga diri anda.
"Our findings show that the high probability of transmission per act through receptive anal intercourse has a central role in explaining the disproportionate disease burden in MSM (Man Sex With Man). HIV can be transmitted through large MSM networks at great speed.... This risk has been present since the syndrome now known as AIDS was first described in previously healthy homosexual men in Los Angeles (CA, USA) in 1981. Despite decades of research and community, medical, and public health efforts, high HIV prevalence and incidence burdens have been reported in MSM throughout the world"
Chris Beyrer, et al. "Global Epidemiology Of HIV Infection In Men Who Have Sex With Men." The Lancet 380.9839 (2012), hal 367-368

2. Mengikuti adab-adab pergaulan Islam, menurunkan resiko terpapar virus mematikan itu.
"Six of seven studies enabling within-population comparisons revealed lower HIV prevalence among Muslims. Examination of HIV risk factors and HIV yielded more mixed results: Islamic religious affiliation sometimes appeared to, but other times not to, be associated with a reduction in sex outside marriage (e.g., with commercial sex workers or within extramarital affairs)….. Muslims seemed to have lower alcohol consumption (which might partly underlie any differences in risky sexual behaviour) and higher rates of circumcision compared with non-Muslims, but Islam’s allowance for polygyny and discouragement of condom use would work against reduced sexual transmission of HIV. Future discussions of the predicted course of the global HIV epidemic may consider Islamic religious affiliation as a socio-demographic factor associated with a reduced risk of HIV transmission"
Gray, Peter B. "HIV and Islam: is HIV prevalence lower among Muslims?." Social science & medicine 58.9 (2004): 1751-1756.

catatan ; pak Gray mempermasalahkan poligami, katanya itu bisa menyebarkan HIV, itu kalo poligaminya sama perempuan yg emang udah HIV pak. trus dia juga nyinggung kondom, justru karna kita tidak yakin dengan kekuatan kondomlah makanya semboyannya adalah no condom, safe sex is no zina.. ehehe